I-MARCOM: Tujuh Langkah Kunci Membangun Komunikasi Pemasaran yang Efektif di Era Digital
Posted by: Admin 31-08-2026 09:19 WIB
-
-
INFOBRAND.ID – Perubahan perilaku konsumen dan pesatnya perkembangan kanal digital telah mengubah cara brand berkomunikasi dengan pasar. Jika sebelumnya komunikasi pemasaran cukup mengandalkan iklan dan promosi konvensional, kini perusahaan dituntut menghadirkan pesan yang konsisten, relevan, kreatif, dan terintegrasi di berbagai platform.
Menjawab tantangan tersebut, sejumlah akademisi menghadirkan Model I-MARCOM (Integrated Marketing Communication Model) sebagai panduan strategis dalam membangun komunikasi pemasaran terpadu. Model ini dikembangkan oleh Prof. Dr. Gancar C. Premananto (UNAIR), Dr. Rakatoarisoa Maminirina Fenitra (UI/UTM), Dr. Nur Aqilah Amelia Jaafar (UPM), Dr. Dien Mardhiyah (UNAIR), dan Ratri Amelia Aisyah (UNAIR).
Menurut para peneliti, keberhasilan komunikasi pemasaran saat ini tidak lagi ditentukan oleh seberapa banyak media yang digunakan, melainkan seberapa tepat perusahaan memahami konsumen, menyusun pesan, memilih kanal, hingga mengukur efektivitasnya.
Model I-MARCOM merumuskan tujuh tahapan utama dalam membangun komunikasi pemasaran yang terintegrasi.
Tahap pertama adalah Identify Product Knowledge & Target Audiences, yakni memahami karakteristik produk, posisi merek, serta siapa target konsumen yang ingin dijangkau. Pemahaman ini menjadi fondasi dalam menentukan strategi komunikasi yang tepat.
Tahap kedua, Define Goals/Objectives, menekankan pentingnya menetapkan tujuan komunikasi, apakah untuk menginformasikan, mempersuasi, mengingatkan, atau memperkuat persepsi konsumen terhadap merek.
Selanjutnya, melalui Align Brand Positioning, perusahaan perlu memetakan persaingan dan memastikan posisi merek di benak konsumen sesuai dengan nilai yang ingin dibangun.
Pada tahap Reach Integration of Channels Strategically, brand dituntut lebih selektif dalam memilih media komunikasi. Kehadiran di banyak kanal tidak selalu efektif apabila tidak sesuai dengan target pasar dan tujuan komunikasi.
Sementara itu, Crafting Creativity & Relevant Content menjadi tahap yang paling menantang. Di tengah banjir informasi, konten harus mampu menarik perhatian sekaligus tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Kehadiran teknologi Artificial Intelligence (AI) pun kini menjadi salah satu pendukung dalam menciptakan ide dan materi komunikasi yang lebih cepat dan personal.
Tahap berikutnya adalah Optimize Creativity on Media & Timing, yakni memastikan kreativitas dieksekusi sesuai karakter masing-masing media dan momentum yang tepat, tanpa menghilangkan konsistensi pesan merek.
Terakhir, Measure Effectiveness, yaitu mengukur efektivitas komunikasi melalui indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) yang relevan, sehingga perusahaan dapat terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan strategi.
Model I-MARCOM menegaskan bahwa komunikasi pemasaran terpadu bukan sekadar aktivitas promosi di banyak kanal, melainkan sebuah proses strategis yang dimulai dari pemahaman konsumen hingga pengukuran hasil. Di tengah kompetisi yang semakin ketat dan konsumen yang semakin kritis, kemampuan mengintegrasikan strategi, kreativitas, media, dan data menjadi faktor penting dalam memenangkan pasar.